Di suatu
sekolah berstatus MADRASAH Aliyah terdapat kelas dimana setiap anak
berbeda-beda karakternya. Ada yang baik dan ada juga yang jahat, nah kalau yang
baik sebut saja mawar dan yang jahat sebut saja melati. Mawar adalah siswa
lulusan pondok terkenal di Indonesia yang ingin melanjutkan studinya di MA, dia
sangat lembut,qira’ahnya bagus,dan ceramahnya pinter. Sedangkan, melati yang
lulusan SMP, gak lancar baca al-qur’an, dan ceramah apa lagi. Singkat cerita
setelah kelas itu dan persahabatanya sudah berjalan hampir satu tahun, terdapat
suatu kejadian. Yaitu, uang,handphone,dan lain-lain milik siswa lain pada
hilang entah kemana. Salah satu teman kelas sedang ngerumpi,
Teman 1 :
eh, uang gua mana nih?
Teman 2 :
lhoo, kamu naruhnya di mana?
Teman 1 :
tadi aku naruhnya di laci,tapi ngga ada?
Teman 3 :
(mendatangi kedua teman) eh jangan-jangan Mawar? Dia kan cewe yang banyak tingkah, style selangit,dan asesoris banyak.
Teman 2 :hmm,
mending dilaporin ke BK aja?
Teman 1 :
iya aku setuju dari pada suudzan? Kan gak boleh sama agama kita?
Akhirnya ketiga teman itu pergi ke BK dan menceritakan semuanya,
Teman 2 :bu,
kami melaporkan bahwa uang dia hilang?
Guru BK :
kamu menaruhnya dimana?
Teman 1 :
di laci bu, tapi ngga ada?
Teman 3 :
kami curiga melati yang mengambil bu?
Guru BK :
jangan suudzan, mending diselidikin dulu? Besok ibu akan Menyelidikinya?
Teman 1,2,3, :
baik bu,.
Setelah bu guru menyelidikinya dan mendapat bukti-bukti yang
cukup kuat, ibu BK menghampiri kelas tsb,
Guru BK :assalamualaikum,
saya kesini mau menyelesaikan masalah tentang kehilangan uang yang menimpa teman kalian. Nah kali ini saya akan
meminta kesaksian kalian atas nama tuhan.
Kesaksianpun
berlangsung, melati yang dituduh mencuripun dengan tenang bersaksi dan mawar
yang di anggap soleh saat ditanya sangat gugup. Dan akhirnya pencurinya
ketahuan dan dia adalah mawar. Seluruh anak meminta maaf kepada melati, dan si
mawar di keluarkan dari sekolah.
Nah,
mungkin ceritanya kurang menarik tapi kita ambil saja pelajaranya. Okeee!!!
Pesan dari saya” Kenali terlebih
dahulu sebelum menilai, karena yang tampak indah tak selalu indah dan yang
tampak buruk tak selalu buruk.” Semoga bermanfaat, sampai jumpa
di postingan selanjutnya.
Twitter
Facebook
Flickr
RSS
0 comments: (+add yours?)
Post a Comment